Lorenzo Tidak Akan Ubah Gaya Balap

By | December 9, 2017

Christian Gabarrini selaku kepala kru Ducati telah mengatakan bahwa Jorge Lorenzo masih perlu menyesuaikan diri dengan karakteristik motor Ducati, Desmosedici. Menurutnya, Jorge Lorenzo tidak perlu sama sekali mengubah gaya balap yang selalu digununakannya.

Mengingat Jorge Lorenzo mengalami penurunan performa pada musim pertamanya dengan pabrikan Ducati di MotoGP 2017. Bahkan pebalap berkebangsaan Spanyol tersebut sama sekali tidak meraih podium satu pada balapan dan hanya mencatatkan permainan terbaiknya yaitu dengan meraih podium kedua, yang didapatkannya pada MotoGP Malaysia.

Dengan pencapaian tersebut menjadikan Jorge Lorenzo menduduki posisi ketujuh klasemen akhir pada MotoGP 2017. Pencapaian tersebut merupakan raihan yang terburuk sepanjang karirnya menjadi pebalap pada kelas MotoGP.

Namun sejumlah pihak mengklaim bahwa perbedaan karakteristik motor dengan gaya balap Lorenzo menjadikannnya kurang kompetitif pada musim lalu. Akan tetapi Christian Gabarrini menilai Lorenzo agar tidak perlu untuk mengganti gaya balapnya, melainkan dirinya yang harus menyesuaikan dengan motor Ducati, Desmosedici.

Namun Christian Gabarrini mengatakan bahwa Jorge Lorenzo sudah meraih banyak waktu dalam melakukan adaptasi dengan Desmosidici pada musim 2017. Dengan begitu, tim Ducati tidak lagi bisa menerima penampilan buruk dari Jorge Lorenzo pada MotoGP 2018.

“Pada musim pertama, kami hanya fokus dengan rasa optimisme Jorge Lorenzo terhadap motor Ducati. Kemudian setelah itu, dia harus dapat menduduki posisi lima besar serta harus berjuang agar meraih kemenangan, tidak peduli bagaimana pun kondisinya dalam balapan,” ungkap Christian Gabarrini yang dikutip dari Autosport .

“Jorge Lorenzo dapat menyesuaikan gaya balapnya dalam memanfaatkan sejumlah poin-poin dari kekuatan motor baru ini. Dia bahkan sudah berkerja keras dalam melakukan hal-hal yang tidak datang secara alami,” imbuh Christian Gabarrini.

“Bersama dengan pabrikan Yamaha, dia telah mengenal baik motornya dan itulah yang harus dipelajarinnya di tim Ducati ini. Dia juga belum kehilangan gaya balapnya, dia hanya perlu penyesuaian diri saja,” imbuh Christian Gabarrini.

“Apabila pada musim depan kami menemukan masalah yang sama pada musim 2017, kami tidak memiliki alasan lagi. Musim lain seperti itu tidak akan dapat diterima lagi,” tegas pria berkebangsaan Italia tersebut.

Dalam penyesuaian gaya balapnya bersama Ducati, Jorge Lorenzo masih mempunyai banyak waktu sebelum MotoGP musim 2018 mulai. Hal tersebut sangat terlihat dengan hasil yang diraihnya pada tes pramusim yang dilaksanakan di Valencia, Spanyol.

Finis para peringkat ketujuh merupakan hasil yang buruk Jorge Lorenzo selama kariernya pada seri balapan MotoGP. Selanjutnya Lorenzo harus segera menampilkan balapan terbaiknya di tim Ducati, jika ingin menyegel gelar keempat pada ajang balap kuda besi bergengsi di kancah dunia tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *