Kepala Kru VDS Honda Menjadi Sosok Penting Thomas Luthi

By | December 3, 2017

Pebalap asal Swiss, yakni Thomas Luthi saat ini telah naik kasta ke MotoGP pada musim 2018. Dirinya akan ikut bergabung dengan tim Marc VDS. Pada tim barunya tersebut, pebalap yang kini berusia 31 tahun tersebut  menjadikan kepala kru Marc VDS, Gilles Bigot, sebagai salah satu sosok penting dalam kariernya.

Menurutnya, pengalaman Gilles Bigot yang menjadi besar di kelas utama pantas dijadikannya sebagai pihak yang diandalkan. Gilles Bigot dimungkinkan akan mempunyai peran yang besar pada kariernya di MotoGP.

“Sebelumnya, saya tidak pernah berpikir bisa berada pada kelas ini. Gilles Bigot bagi saya ialah sosok penting. Saya tahu bagaimana dirinya bekerja. Dirinya juga menjadi orang yang pendiam, namun bisa membuat kami berusaha dengan sangat baik. Dia sudah layak mendapat emas. Saya yakin dengan hal itu,” kata Thomas Luthi, yang dikutip dari Speedweek.

Luthi mengatakan bahwa Gilles Bigot selalu bekerja keras dengan memberikan dukungan semaksimal mungkin terhadap semua pebalapnya. Hal tersebut dilakukan agar para pebalap dari Marc VDS bisa tampil dengan baik pada setiap seri balapan.

“Pastinya Gilles Bigot juga harus belajar lebih banyak lagi, sebab karena itu dirinya akan menjadi lebih sempurna. Kru yang bisa bermainbn, sementara dengan pabalap hanya duduk di motor. Jika kemudian saya datang, dia bakal memberikan saya sebuah motor yang sangat cocok. Saya hanya perlu menyetir sajam” imbuh Thomas Luthi.

Kemudian dengan kepala Tim Marc VDS, Michael Barthoemy menyatakan juga setuju dengan pendapat pebalap berkebangsaan Swiss tersebut. Dirinya menilai bahwa Gilles Bigot memang sangat krusial pada tim Marc VDS.

“Gilles Bigot ialah sosok yang snagat menarik dan juga banyak pengalaman. Saya mengetahui hal tersebut setelah berkali-kali berbicara dengan dirinya,” kata Michael Barthoemy.

Kemudian Michael Barthoemy menjelaskan bahwa salah satu yang menarik dari Gilles Bigot, yakni ketika tes pramusim MotoGP 2018, Gilles Bigot memutuskan untuk mencari pengganti, sebab Thomas Luthi tidak bisa hadir yang dikarenakan cidera. Kemudian dirinya meminta Takumi Takakshi dan juga Alex Marquez untuk menggantikan Thomas Luthi. Hal tersbeut bertujuan untuk mengetes kendaraan Marc VDS di Sirkuit Jerez dan Ricardo Tormo, Valencia.

Menurut Michael Barthoemy bahwa tim lain tidak akan mengguanakan pebalap cadangan untuk tes, hanya untuk menghemat uang. Namun hal itu tidak terjadi pada Gilles Bigot. Dalam tes selama empat hai, mereka mempunyai orang baru di timnya.

Selanjutnya yang unik pada MotoGP 2018, Thomas Luthi bakal mempunyai tandem yang juga rivalnya pada kelas Moto2 2017, Franco Morbidelli. Walaupun berada satu tim, pebalap Swiss tersbut bakal bersaing dengan rivalnya, seperti di Moto2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *