Sandy Walsh, Pemain Kelahiran Belgia Yang Berpeluang Dinaturalisasi PSSI

By | October 2, 2017

Berfoto memakai kostum Ajax Amsterdam sembari memegang bendera nasional Indonesia. Akhirnya Ezra Walian menjadi warga negara Indonesia di bulan Mei 2017. Dia adalah salah satu keberhasilan gebrakan PSSI dari pencarian pemain sepakbola berdarah Indonesia yang berkarir diluar negeri.

Sandy Walsh

Ezra kemudian dinaturalisasi sehingga dapat membela Indonesia. Selain nama Ezra, masih ada pemain sepakbola keturunan Indonesia lainnya yang masih dibidik PSSI, salah satunya ialah Sandy Walsh yang sekarang ini membela SV Zulte Waregem yang bermain pada Divisi Satu Liga Belgia. Dia dapat dinaturalisasi lantaran mempunyai keturunan Indonesia berkat darah ibunya yang pula mempunyai keturunan Belanda.

Sedangkan ayahnya lahir dari Inggris serta mempunyai keturunan Swiss-Irlandia. Oleh sebab itu Walsh yang dilahirkan di Belgia dapat memilih Swiss, Irlandia, Belanda, Belgia dan Indonesia sebagai status kewarganegaraannya. Terlebih lagi dia masih belum membela timnas senior mana pun dalam pertandingan resmi.

Sampai saat ini, Walsh hanya membela Belanda U15 sampai 20 tahun. Namun di beberapa waktu ini, tanda dari Walsh bakal memilih menjadi warga negara Indonesia kian menguat. Dugaan tersebut semakin terlihat saat ia tenga bersiap membela klubnya bertandang ke Lazio di Liga Eropa babak Grup K, Jumat 29 September 2017.

Sebelum laga, Walsh mengupload sepatu dalam kamar ganti menjelang laga lewat aplikasi Instagram pribadinya. Dalam unggahannya tersebut, ada pelindung tulang yang memiliki bendera Indonesia. Shin decker tersebut juga dihiasi dengan gambar garuda yang tak lain ialah simbol negara Indonesia.

Akhir-akhir ini dia juga mengupload gambarnya memakai kostum Indonesia pada bentuk virtual dalam InstaStori pribadinya. Tak hanya itu, dia mengupload sepasang sepatu yang pada sebelah kiri terdapat bendera Indonesia. Dia juga turut meramaikan kemerdekaan Indonesia di 17 Agustus lalu dengan mengupload sebuah foto merah putih yang di pegang 3 orang.

Walsh memulai karirnya pada akademi Anderlecht serta kemudian hengkang ke KRC genk di tahun 2011. Keputusannya tersebut dinilai tepat lantaran Walsh lantas di promosikan kedalam tim senior di musim selanjutnya.

Debutnya terjadi saat melawan Anderlecht di awal September 2012 silam. Namun Walsh dimasukkan di babak injury time babak kedua.

Sementara itu di ajang Liga Eropa musim lalu, dia diturunkan sebanyak 9 kali serta 7 diantaranya diturunkan dari menit awal. Namun Walsh mengalami penurunan penampilan serta hanya dimainkan sebanyak 12 kali di kasta teratas Liga Belgia. Kontraknya juga tak di perpanjang Genk dan akhirnya dia bergabung dengan Waregem di jendela transfer musim panas 2017.

Saat menyerang, Walsh mempunyai umpan silang dan kontrol bola yang lumaya baik serta larinya juga memadai. Setidaknya, kemampuan yang biasa diposisikan sebagai bek kanan atau bek tengah tersebut lumayan baik untuk pemai dalam level seusianya, terutama dalam leve permainan Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *