Pindah Ke Chelsea Masih Terlalu Awal Untuk Ross Barkley

By | September 4, 2017

Hengkang ke Chelsea  mungkin ialah kemauan yang ada dalam banyak pemain sebab berstatus tim besar. Tapi hal lain lagi dengan Ross Barkley. Untuknya, hengkang ke Chelsea menurutnya terlalu cepat.

Pada hari penutupan jendela transfer, Jumat 1 September 2017, Barkley telah mengambil putusan mengenai tim berikutnya yang bakal dia bela. Sempat mencuatnya jika dirinya bakal merapat ke Chelsea, serta bakal melakukan tes medis, Barkley malah berpaling di menit-menit akhir. Dia tak jadi merapat ke Chelsea, apalagi dilaporkan kesepakatan senilai 35 juta pounds telah terjalin antara Everton dan Chelsea.

“2 tim sebenarnya telah menyepakati harga 35 juta pounds sebagai persetujuan transfer dari Ross Barkley. Tapi selepas menjalani tes medis, seperti yang diutarakan Paul Martin (agen sang pemain), dia tiba-tiba merubah keputusannya serta bakal memikirkan lagi masa depannya di jendela transfer Januari tahun depan,” ujar pemilik Everton, Farhad Moshiri seperti dilansir Sky Sports.

Keputusan Barkley boleh dibilang sangat mendadak ini langsung mengundang banyak pertanyaan. Kenapa dia bisa menolak pinangan dari tim sebesar Chelsea?

Di musim ini, Everton kedatangan beberapa gelandang yang cukup bagus. Ada nama Davy Klaasen dari Ajax Amsterdam, dan juga Gylfi Sigurdsson yang juga menambah kekuatan The Toffes. Tapi Barkley merasa jika posisinya terancam.

Oleh sebab itu dia mulai memperlihatkan tanda-tanda keinginan untuk pindah tim di musim ini. Tottenham dan Chelsea dilaporkan jadi tim terdepan yang siap membajak Barkley. Pemain asal Liverpool tersebut bahkan telah menampik tawaran pembaruan kontrak yang disodorkan Everton, dengan upah 100 ribu pounds per pekan.

Berbagai spekulasi langsung muncul tentang gagalnya Barkley bergabung ke Chelsea. Ada 2 kemungkinan yang muncul, pertama lantaran dia ingin bergabung ke Tottenham, yang kedua karena Barkley berpikir semuanya terlalu dini untuknya.

Alasan pertama, Telegraph melaporkan jika sebetulnya Barkley sangat ingin merumput dengan Tottenham serta dilatih Mauricio Pochettino yang sudah sangat akrab dengannya. Untuk penyebab yang kedua, dia menyatakan jika semuanya masih terlalu awal untuknya. Everton terlihat terlalu cepat-cepat ingin segera “menendangnya”, sehingga dia merasa perlu menampik tawaran Chelsea, serta memikirkan segalanya secara matang-matang lebih dulu. Hal itu juga diakui oleh Moshiri sendiri.

“Barkley ingin kembali memikirkan semuanya, serta mulai sekarang dia bakal menentukan masadepannya di Januari tahun depan. Apalagi, dia sedang mengalami cedera. Jadi Barkley masih akan dengan tim hingga kontraknya selesai musim depan. Ini memang sebuah kejutan,” ungkap Moshiri seperti dilansir ESPN FC.

Mungkin Everton menginginkan yang terbaik bagi Barkley, terlebih lagi dia merupakan salah seorang pemain berbakat Inggris. Akhirnya , dialah yang bakal memilih kemana dia bakal pindah. Chelsea sudah dia tolak. Mungkin nanti bakal ada tim dimasa depan yang ingin memakai jasanya, lagipula Barkley masih lumayan memikat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *