Diego Costa: Melihat Pemain Saling Adu Sikut Adalah Hal Biasa di Jalanan

By | July 23, 2017

Tahukan Anda datang dari mana pemain yang tengah digantungkan Chelsea yang bernama lengkap Diego da Silva Costa itu? Ternyata penyerang tim nasional Spanyol tersebut berasal dari sepakbola jalanan!

Karir di dunia sepak bola Costa tidak seperti kebanyakan pemain lain, yang biasanya datang dari akademi klub. Pemain yang kini memiliki usia 28 tahun tersebut, tidak pernah bergabung dengan klub mana pun sampai usianya mencapai 16 tahun.

Costa besar di daerah sekitar kota Brazil, kota Lagarto namanya. Kota itu tak menyediakan fasilitas olahraga (lapangan sepak bola) sama sekali. Saat seorang pemain bintang Barcelona Lionel Messi mendapatkan ilmu soal sepak bola di “La Masia”, Costa hanya mendapatkan pemahaman sepakbola di jalanan.

Pada usia 14 tahun, keluarganya memutuskan untuk pindah ke Sao Paulo Brasil. Di sana, ia akhirnya mendapat kesempatan untuk bergabung dengan klub sepak bola “Barcelona Esportivo Capel.”. Akan tetapi, karena terbiasa bermain di jalanan, Costa pernah mendapatkan sanksi karena memukul pemain lawan dan mengancam hakim pertandingan.

“Ketika di lapangan, saya selalu berkelahi dengan semua orang, saya tidak bisa mengendalikan diri, saya tidak menghormati lawan, saya pernah berpikir saya akan harus membunuh mereka,” kenang Costa.

“Anak-anak yang berasal dari akademi sepak bola biasanya selalu diajarkan untuk mengendalikan diri dan menghormati orang lain, tapi tidak ada yang memberitahu saya. Saya sangat terbiasa melihat pemain saling adu sikut, bahkan saya kira itulah aturannya,” lanjutnya.

Pada tahun 2006, Diego Costa akhirnya mendapat kesempatan untuk bermain di liga resmi Eropa, yakni klub Portugal Sporting Braga. Tawaran tersebut berasal dari Jorge Mendes, seorang agen sepakbola ternama.

Setahun kemudian, Costa bergabung dengan Atletico Madrid di tahun 2007. Pada musim 2009-2010, Costa dilepas ke Real Valladolid dan kembali lagi ke Atletico pada musim depannya.

Pada musim 2012-2013, kerja keras dan perjuangan membuahkan hasil, Costa mulai mendapatkan perhatian ketika ia diduetkan dengan Radamel Falcao. Duet maut ini memberikan 54 gol (Costa mencetak 20 gol, sementara Falcao menyumbang 34 gol).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *