Semena-mena! City Halangi Jason Denayer Hengkan ke Lyon

By | July 12, 2017

Salah satu bek Manchaster City, Jason Denayer sangat kecewa terhadap perlakuan tim kepadanya. Pemain berkebangsaan Belgia tersebut ingin pindah ke tim papan atas demi mengembangkan jam terbangnya, namun City menghalangi.

Jason Denayer bergabung dengan tim akademi City pada tahun 2013 lalu selepas sukses melakoni uji coba. Akan tetapi, pemain yang kini berusia 22 tahun tersebut belum diberi kesempatan main di tim utama The Citizens.

Denayer sendiri sempat dipinjamkan ke tiga tim berbeda selama tiga musim terakhir. Dia sukses membela Celtic di musim 2014/2015, lalu berlabuh di Galatasaray pada musim berikutnya, dan terakhir ikut memperkuat Sunderland musim lalu.

Di musim depan, ternyata Denayer tak masuk dalam rencana Pep Guardiola. Oleh sebab itu, ia dipastikan akan dipinjamkan lagi ke klub lain. Menurut Jason Denayer, City bahkan tak mau menjualnya.

“Klub tak ingin menjual saya, mungkin mau tapi dengan persyaratan tak masuk akal: sebuah klausul buyback yang hampir sama dengan harga jual,” kata Denayer kepada Voetbalmagazine.

Menurut pengakuan Jason Denayer, dirinya telah mencapai kesepakatan dengan Lyon. Tapi, City dengan tegas tak ingin melepaskannya begitu saja ke Lyon. City justru akan meminjamkan Denayer ke sebuah tim kecil di Spanyol bernama Girona, untuk debut La Liga pada 2017/2018.

“Sebenarnya, Lyon bakal jadi tempat yang baik untuk karier saya. Tentu, semua orang tahu Lyon, mereka klub yang sangat atraktif. Saya sudah mencapai kesepakatan, tapi City justru menghalangi kepindahaan saya dan justru malah mendorong saya pindah ke Girona,” ujar Denayer.

Ia juga menambahkan bahwa dirinya tak memiliki pilihan lain. Ia tak bisa berbuat apa-apa. Meksi akan dipindahkan ke klub kecil, ia akan terima meski harus setengah hati.

“Bila situasinya tak terselesaikan, mungkin saya akan ke Girona, tapi tidak sepenuh hati,” tambah Denayer.

Ia pun mengaku ingin main di tim yang mendominasi. Bukan sekedar memperlihatkan dirinya pada khalayak umum. Ia benar-benar ingin mengembangkan karier sepakbolanya.

“Bukan karena ingin menyulitkan diri, namun saya ingin main di tim yang mendominasi. Tentu, saya  punya prioritas tertentu dalam karier saya,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *